![]() |
| Pelaksanaan MUSNA di Aula Kantor Walinagari Batu Taba |
BATU TABA – Badan Musyawarah (Bamus) Nagari bersama Pemerintah Nagari Batu Taba sukses menyelenggarakan Musyawarah Nagari (MUSNA) dalam rangka Penyusunan RKP Tahun 2027 dan DU RKP Tahun 2028 Nagari Batu Taba. Kegiatan strategis yang berfokus pada pemetaan skala prioritas pembangunan ini berlangsung khidmat pada Kamis (04/06/2026) bertempat di Aula Kantor Wali Nagari Batu Taba.
Acara ini dihadiri oleh Camat Ampek Angkek yang diwakili oleh Kepala Seksi Pembinaan dan Pengawasan Pemerintahan (PPP) Nagari, Ibu Annajmi, S.Sos. Turut hadir mendampingi secara teknis, Tim Pendamping Profesional (TPP) Kabupaten Agam / Pendamping Desa yang terdiri dari Bapak Indra Nofiardi, S.T., Bapak Surya Putra, S.T., M.M., dan Ibu Irawati.
Hadir sebagai unsur pimpinan utama nagari, Wali Nagari Batu Taba, Bapak Rahmat Hidayat, S.H., bersama jajaran Perangkat Nagari serta Wali Jorong se-Nagari Batu Taba. Guna memastikan keterwakilan aspirasi masyarakat secara inklusif, musyawarah ini juga dihadiri oleh pimpinan berbagai lembaga nagari, di antaranya Ketua Kerapatan Adat Nagari (KAN), Ketua Bundo Kanduang, perwakilan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Nagari, perwakilan dari sekolah TK, SD dan SMP serta jajaran tokoh masyarakat.
Arahan Camat: Cermati Program Usulan RKP 2027 dan Antisipasi Agenda Pilwana
Dalam sambutannya, Camat Ampek Angkek yang disampaikan oleh Kasi PPPN, Ibu Annajmi, S.Sos., menggarisbawahi beberapa poin strategis yang harus diantisipasi oleh tim penyusun anggaran nagari ke depan. Salah satu agenda besar yang menjadi sorotan adalah persiapan pesta demokrasi di tingkat nagari yang bertepatan dengan periode perencanaan ini.
"Kami mengingatkan bahwa dalam periode penyusunan RKP Tahun 2027 ini, akan ada agenda besar berupa Pemilihan Wali Nagari (Pilwana) secara serentak di Kabupaten Agam, di mana Nagari Batu Taba menjadi salah satu nagari yang akan melaksanakannya. Mengingat kemungkinan pagu Dana Desa (DD) masih relatif sama dengan tahun berjalan, kami menegaskan agar seluruh pihak benar-benar mencermati dan menyaring program yang akan dimasukkan ke dalam dokumen usulan resmi," ujar Ibu Annajmi, S.Sos.
Pembukaan Oleh Bamus: Mengacu pada RPJM Nagari dan Program Prioritas
Secara resmi, jalannya musyawarah dipimpin langsung oleh Ketua Bamus Nagari Batu Taba, Bapak Gusti Kamal, S.Pd., M.Pd. Dalam pidato pembukaannya, beliau mengajak seluruh peserta rapat untuk bersikap realistis namun tetap visioner dengan melihat kembali potret dokumen jangka menengah nagari.
"Mari kita cermati kembali dokumen Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) Nagari. Kita harus mengevaluasi bersama kegiatan mana saja yang sudah terealisasi dan mana yang belum. Saya meminta kepada seluruh peserta rapat untuk memberikan usulan kegiatan yang benar-benar menjadi skala prioritas utama demi kemaslahatan masyarakat Nagari Batu Taba dalam penyusunan RKP Tahun 2027," tegas Bapak Gusti Kamal, M.Pd.
Sesi Diskusi Teknis: Kawal Program Rutin dan Isu Nasional
Memasuki sesi diskusi, Tim Pendamping Profesional (TPP) Kabupaten Agam memberikan panduan regulasi agar draf usulan yang dirancang tidak membentur aturan hukum yang berlaku di tingkat pusat maupun daerah.
Perwakilan TPP Agam, Bapak Indra Nofiardi, S.T., menekankan bahwa di samping mengakomodasi pembangunan fisik berskala lokal jorong, pemerintah nagari berkewajiban untuk tetap mengawal program-program prioritas nasional yang sifatnya wajib (mandatory spending).
"Dalam perumusan dokumen RKP, nagari wajib mempertahankan dan memasukkan program-program rutin instruksi pemerintah pusat. Di antaranya alokasi Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) untuk pengentasan kemiskinan ekstrem, program Ketahanan Pangan hewani dan nabati, langkah antisipasi perubahan iklim, serta program percepatan penurunan angka stunting di tingkat jorong," papar Bapak Indra Nofiardi, S.T.
Musyawarah Nagari ini berjalan dinamis dengan ditampungnya berbagai usulan dari unsur perwakilan wilayah jorong maupun keterwakilan perempuan, serta usulan dari lembaga nagari. Rangkaian acara kemudian ditutup dengan perumusan draf kesepakatan bersama yang akan dieksaminasi lebih lanjut oleh Tim Penyusun RKP Nagari sebelum dibawa ke forum Musrenbang tingkat Kecamatan. (Kominfo Batu Taba)

