![]() |
| Rembug Stunting Nagari Batu Taba |
Nagari Batu Taba kembali menunjukkan komitmennya dalam upaya pencegahan dan penanganan stunting melalui kegiatan Rembug Stunting yang dilaksanakan pada Senin, 18 Mei 2026, bertempat di Aula Nagari Batu Taba. Kegiatan ini menjadi langkah awal dalam menyusun strategi bersama menuju generasi sehat dan berkualitas pada tahun 2027.
Rembug stunting tersebut dihadiri oleh seluruh stakeholder yang memiliki peran penting dalam percepatan penurunan angka stunting di wilayah Kecamatan Ampek Angkek. Hadir dalam kegiatan ini perwakilan UPTD Puskesmas Biaro, perwakilan Camat Ampek Angkek, Tim Tenaga Pendamping Profesional (TTP) Kecamatan Ampek Angkek yaitu Bapak Indra Nofiardi, ST dan Bapak Surya Putra, serta perwakilan BKKBN Kecamatan Ampek Angkek. Selain itu, kegiatan juga diikuti oleh kader Posyandu dan kader KPM yang selama ini menjadi ujung tombak pelayanan kesehatan masyarakat di tingkat nagari.
Rapat dipimpin langsung oleh Sekretaris Bamus Nagari Batu Taba, Ibu Fera Deriska. Dalam arahannya, beliau menyampaikan pentingnya sinergi antar lembaga dan seluruh elemen masyarakat dalam menekan angka stunting melalui program yang terencana dan berkelanjutan.
Walinagari Batu Taba, Rahmat Hidayat, SH, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut menyampaikan bahwa penanganan stunting bukan hanya tanggung jawab sektor kesehatan semata, melainkan menjadi tanggung jawab bersama. Menurutnya, kolaborasi lintas sektor sangat diperlukan agar program yang dijalankan dapat tepat sasaran dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Dalam forum rembug tersebut, berbagai masukan dan usulan disampaikan oleh peserta, mulai dari penguatan edukasi gizi bagi keluarga, peningkatan layanan kesehatan ibu dan anak, hingga optimalisasi peran kader di lapangan. Seluruh pihak sepakat untuk memperkuat koordinasi dan komitmen bersama dalam mendukung program pemerintah menuju Indonesia bebas stunting.
Melalui kegiatan ini, diharapkan lahir langkah-langkah konkret yang mampu menciptakan generasi Nagari Batu Taba yang sehat, cerdas, dan berkualitas di masa mendatang. Rembug stunting bukan sekadar forum diskusi, tetapi menjadi awal dari gerakan bersama demi mewujudkan masa depan anak-anak yang lebih baik pada tahun 2027.
Komitmen Bersama Melalui Rembug Stunting Nagari Batu Taba untuk Generasi Sehat
Kegiatan Rembug Stunting Nagari Batu Taba tidak hanya menjadi ajang musyawarah, tetapi juga menjadi momentum memperkuat komitmen bersama seluruh unsur pemerintahan dan masyarakat dalam menciptakan generasi yang sehat dan bebas stunting. Seluruh peserta yang hadir menyatakan kesiapan untuk mendukung program percepatan penurunan stunting melalui langkah nyata dan kerja sama lintas sektor.
Walinagari Batu Taba, Rahmat Hidayat, SH, dalam sambutannya menegaskan bahwa persoalan stunting harus ditangani secara serius dan menyeluruh. Menurutnya, keberhasilan penanganan stunting sangat bergantung pada keterlibatan semua pihak, mulai dari pemerintah nagari, tenaga kesehatan, kader, hingga keluarga itu sendiri.
“Penanganan stunting membutuhkan kerja sama semua pihak. Kita tidak bisa bekerja sendiri-sendiri. Pemerintah nagari bersama seluruh stakeholder harus saling mendukung agar anak-anak kita tumbuh sehat dan mendapatkan masa depan yang lebih baik,” ujar Rahmat Hidayat, SH.
Sementara itu, Ketua BAMUS Nagari Batu Taba, Bapak Gusti Kamal, M.Pd, menekankan pentingnya evaluasi dan pemetaan kondisi stunting secara detail agar penanganan yang dilakukan benar-benar tepat sasaran.
“Kondisi stunting yang ada perlu dievaluasi dan dipetakan dengan baik. Kita harus mengetahui apa permasalahan yang dihadapi masing-masing keluarga sehingga penanganannya bisa dibedakan sesuai kebutuhan,” ungkap Gusti Kamal, M.Pd.
Beliau juga menambahkan bahwa setiap keluarga memiliki latar belakang dan tantangan yang berbeda, sehingga pendekatan penanganan stunting tidak dapat disamaratakan. Dengan data yang akurat dan pendampingan yang tepat, diharapkan program yang dijalankan dapat memberikan hasil yang optimal.
![]() |
| Antusias Peserta Rembug Stunting |
Melalui rembug stunting ini, Pemerintah Nagari Batu Taba berharap lahirnya langkah strategis yang lebih terarah dalam upaya meningkatkan kesehatan masyarakat, khususnya bagi ibu dan anak. Semangat kebersamaan yang terbangun dalam kegiatan ini menjadi modal penting menuju terwujudnya generasi sehat dan berkualitas pada tahun 2027.

