BATU TABA – Pemerintah Nagari Batu Taba bergerak cepat memulai tahapan awal penyusunan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Nagari untuk tahun anggaran 2027. Pada hari Senin (29/06/2026), sebagai tindak lanjut dari Rencana Kerja Tindak Lanjut (RKTL) penyusunan dokumen RKP, tim penilai dan penentu kebijakan langsung turun ke lapangan untuk melakukan survei fisik serta menggelar rapat koordinasi bersama lembaga-lembaga nagari.
Langkah ini diambil guna memastikan bahwa setiap kegiatan yang direncanakan benar-benar berbasis kebutuhan nyata masyarakat dan tepat sasaran.
1. Survei Lapangan: Menakar Prioritas Pembangunan Fisik
Untuk menentukan skala prioritas utama kegiatan fisik, Ketua Tim RKP Nagari, Hendra, S.IP, memimpin langsung peninjauan ke beberapa titik lokasi krusial. Dalam survei lapangan ini, Tim Verifikasi yang digawangi oleh Bapak Indra Nofiardi dan Bapak Zulhadia, bersama dengan TPP Kecamatan Ampek Angkek Bapak Surya Putra dan para Wali Jorong terkait, ikut serta menyisir dan menganalisis kondisi riil di lapangan.
Ada tiga rencana kegiatan fisik utama yang menjadi fokus pemantauan tim hari ini:
- Pembangunan/Rehab Posyandu Cangkiang: Peninjauan kelayakan fasilitas kesehatan dasar guna memaksimalkan pelayanan kesehatan ibu dan anak di tingkat jorong.
- Lanjutan Rehab Jalan PNPM di Jorong Tanah Nyariang: Evaluasi akses transportasi warga untuk kelancaran ekonomi antar-wilayah.
- Rehab Jalan Kubu Tangah sampai Kubu Tapi di Jorong Tigo Jorong: Pengecekan jalur penghubung yang menjadi urat nadi aktivitas harian masyarakat setempat.
Catatan Lapangan: Berdasarkan hasil tinjauan tim di lokasi rencana rehab jalan, ditemukan bahwa akses jalan rabat beton tersebut saat ini mengalami kerusakan cukup parah di beberapa titik. Kerusakan ini mengganggu kenyamanan dan membahayakan keselamatan warga yang melintas, sehingga usulan perbaikan ini dinilai sangat mendesak untuk segera diakomodasi dalam perencanaan.
Survei ini penting dilakukan agar penyusunan dokumen Rencana Anggaran Biaya (RAB) nantinya memiliki data yang akurat, sesuai dengan tingkat kerusakan dan kondisi geografis di lapangan.
2. Rembuk Lembaga Nagari: Merajut Kegiatan Non-Fisik
Tidak hanya berfokus pada infrastruktur beton dan aspal, Tim RKP Nagari juga memberikan pendampingan intensif bagi lembaga-lembaga nagari. Bertempat di ruang rapat Kantor Wali Nagari Batu Taba, tim duduk bersama perwakilan lembaga masyarakat yang hadir, antara lain:
- Kerapatan Adat Nagari (KAN)
- Bundo Kanduang
- Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT)
- Lembaga Didikan Subuh (LDDS)
- MUI Nagari
- PS AMRI
Pertemuan ini bertujuan untuk memetakan, mendiskusikan, dan memprioritaskan program kerja masing-masing lembaga untuk tahun depan, sekaligus menyinkronkannya ke dalam penyusunan dokumen RAB non-fisik.
Arahan Wali Nagari: "Sesuaikan dengan Pagu Anggaran"
Di sela-sela rapat bersama lembaga nagari tersebut, Wali Nagari Batu Taba Rahmat Hidayat, SH, memberikan penegasan penting terkait arah kebijakan keuangan nagari ke depan.
"Untuk perencanaan kegiatan nagari tahun 2027, kita harus realistis dan menyesuaikan seluruh usulan dengan pagu anggaran yang tersedia. Oleh karena itu, mari kita bersama-sama menyaring dan memprioritaskan kegiatan yang benar-benar memberikan dampak langsung dan kemaslahatan yang luas bagi masyarakat Batu Taba," ujar Wali Nagari.
Dengan dimulainya survei lapangan dan koordinasi lintas lembaga ini, dokumen RKP Nagari Batu Taba tahun 2027 diharapkan dapat rampung tepat waktu, transparan, dan akuntabel demi kemajuan bersama. (Kominfo/NagariBatuTaba)

