BATU TABA – Pemerintah Nagari Batu Taba melaksanakan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Nagari dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Nagari Tahun 2027 dan Daftar Usulan RKP (DU RKP) Tahun 2028), Kamis 13 Agustus 2026, bertempat di Aula Kantor Walinagari Batu Taba.
Musrenbang ini menjadi salah satu tahapan penting dalam proses perencanaan pembangunan Nagari Batu Taba. Melalui forum tersebut, berbagai usulan, kebutuhan dan aspirasi masyarakat dibahas untuk kemudian diselaraskan dengan arah kebijakan pembangunan pemerintah serta kemampuan anggaran nagari.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Camat Ampek Angkek Bapak Siwa Usman, S.Pd, Bamus Nagari Batu Taba beserta anggota, Kepala UPTD Puskesmas Biaro, serta Tim Pendamping Profesional (TPP), yakni Bapak Indra Nofiardi, Bapak Surya Putra dan Ibu Irawati.
Turut hadir Ketua KAN Nagari Batu Taba Bapak H. Raymon Ramli Angku Bandaro Kayo, Wakil Ketua Bundo Kanduang Ibu Elly Nurdin, Ketua MUI Nagari Bapak Akbar Ramadhan, para ketua lembaga nagari lainnya, serta Bhabinkamtibmas Nagari Batu Taba Bapak Aipda Afdal Irfandi.
Kehadiran berbagai unsur pemerintahan, lembaga nagari dan pendamping tersebut menunjukkan komitmen bersama dalam membangun perencanaan yang partisipatif, terarah dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Diawali Pembukaan dan Pembacaan Doa
Pelaksanaan Musrenbang Nagari Batu Taba diawali dengan pembukaan dan pembacaan doa yang disampaikan oleh Rozi Fefori, anggota Tim RKP Nagari Batu Taba.
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penyampaian sepatah kata dari Bamus Nagari Batu Taba yang diwakili oleh Wakil Ketua Bamus, Bapak Yosef Anwar, ST.
Dalam penyampaiannya, Bamus menekankan pentingnya Musrenbang sebagai ruang bersama untuk membahas arah pembangunan Nagari Batu Taba. Menurutnya, setiap unsur yang hadir memiliki peran penting dalam memberikan masukan terhadap rancangan RKP yang telah disusun oleh Tim RKP Nagari.
“Musrenbang ini merupakan ruang bersama bagi kita untuk membahas dan menyepakati arah pembangunan Nagari Batu Taba. Karena itu, setiap unsur yang hadir memiliki peran penting untuk memberikan masukan dan memastikan program yang direncanakan benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” ujar Yosef Anwar.
Ia juga mengingatkan bahwa keterbatasan anggaran perlu disikapi dengan perencanaan yang matang dan penetapan skala prioritas.
“Kita memahami bahwa kemampuan anggaran saat ini terbatas. Karena itu, mari kita bersama-sama mengawal proses perencanaan agar program yang ditetapkan benar-benar menjadi prioritas dan dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat,” lanjutnya.
Walinagari: Penyusunan RKP Telah Melalui Sejumlah Tahapan
Selanjutnya, Walinagari Batu Taba Bapak Rahmat Hidayat, SH menyampaikan sambutan sekaligus memberikan penjelasan mengenai proses penyusunan RKP Nagari Tahun 2027.
Dalam sambutannya, Walinagari menjelaskan bahwa rancangan RKP yang telah disusun oleh Tim RKP Nagari Batu Taba tidak dibuat secara instan, melainkan telah melalui berbagai tahapan perencanaan.
Tahapan tersebut dimulai dari pencermatan terhadap RPJM Nagari, menampung berbagai usulan masyarakat yang telah disampaikan melalui Musyawarah Nagari sebelumnya, hingga melakukan penyelarasan program dengan kebijakan pembangunan Pemerintah Kabupaten Agam, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dan Pemerintah Pusat.
“Penyusunan RKP Nagari Tahun 2027 ini telah melalui beberapa tahapan, mulai dari pencermatan RPJM Nagari, menampung berbagai usulan yang telah disampaikan melalui Musyawarah Nagari, hingga melakukan penyelarasan dengan program dan kebijakan Pemerintah Kabupaten, Provinsi maupun Pemerintah Pusat,” kata Rahmat Hidayat.
Menurutnya, proses tersebut penting dilakukan agar program yang nantinya dituangkan dalam RKP Nagari tetap berada dalam arah pembangunan yang telah ditetapkan serta mampu menjawab kebutuhan masyarakat.
“Semua tahapan ini kita lakukan agar perencanaan yang disusun benar-benar sesuai dengan arah pembangunan dan kebutuhan masyarakat Nagari Batu Taba,” tambahnya.
Efisiensi Anggaran Menjadi Pertimbangan dalam Menentukan Prioritas
Dalam kesempatan tersebut, Walinagari juga menyampaikan bahwa penyusunan RKP Tahun 2027 harus memperhatikan kondisi kemampuan anggaran nagari.
Adanya kebijakan efisiensi dan penyesuaian Dana Desa dari pemerintah pusat menjadi salah satu faktor yang harus diperhitungkan dalam menentukan program dan kegiatan yang akan dilaksanakan.
Karena itu, menurutnya, pemerintah nagari bersama seluruh unsur terkait harus mampu memilah kegiatan berdasarkan tingkat urgensi, kebutuhan dan manfaatnya bagi masyarakat.
“Kita juga harus melihat kondisi kemampuan anggaran pada tahun berjalan. Dengan adanya efisiensi dan penyesuaian Dana Desa, tentu kita harus lebih selektif dalam menentukan program dan kegiatan,” jelas Rahmat.
Ia menegaskan bahwa keterbatasan anggaran bukan berarti pembangunan harus berhenti. Namun, kondisi tersebut menuntut pemerintah nagari untuk menyusun perencanaan yang lebih cermat.
“Tidak semua usulan bisa dilaksanakan sekaligus, sehingga yang harus kita kedepankan adalah kegiatan yang benar-benar prioritas, urgen dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat,” tegasnya.
Camat Ampek Angkek Resmi Membuka Musrenbang
Setelah sambutan Walinagari, kegiatan dilanjutkan dengan sambutan Camat Ampek Angkek Bapak Siwa Usman, S.Pd.
Dalam kesempatan tersebut, Camat Ampek Angkek sekaligus secara resmi membuka pelaksanaan Musrenbang Nagari Batu Taba dalam rangka penyusunan RKP Tahun 2027 dan DU RKP Tahun 2028.
Dalam arahannya, Camat menyampaikan hal yang senada dengan Walinagari terkait pentingnya efisiensi dan penentuan skala prioritas dalam penyusunan program pembangunan.
Menurutnya, pemerintah nagari perlu memastikan bahwa program yang masuk dalam RKP Tahun 2027 benar-benar merupakan kegiatan yang dibutuhkan masyarakat dan memiliki tingkat urgensi tinggi.
“Dalam kondisi anggaran yang terbatas seperti sekarang, kita harus benar-benar melihat skala prioritas. Kegiatan yang dimasukkan dalam RKP Tahun 2027 harus yang memang dibutuhkan dan urgen bagi masyarakat,” ujar Siwa Usman.
Dengan demikian, anggaran yang tersedia dapat diarahkan kepada program yang memiliki manfaat nyata dan dapat dirasakan oleh masyarakat.
“Sehingga anggaran yang tersedia dapat dimanfaatkan sebaik mungkin dan memberikan manfaat yang sebesar-besarnya,” lanjutnya.
Camat Dorong Perencanaan Disusun Secara Bersama
Selain menekankan aspek prioritas, Camat Ampek Angkek juga mengingatkan pentingnya keterlibatan seluruh unsur dalam proses perencanaan pembangunan.
Musrenbang diharapkan tidak hanya menjadi forum formal, tetapi menjadi wadah bagi seluruh pihak untuk menyampaikan pemikiran dan masukan terbaik bagi kemajuan nagari.
“Saya berharap melalui Musrenbang ini seluruh unsur yang hadir dapat memberikan masukan dan pemikiran terbaik untuk Nagari Batu Taba. Perencanaan yang baik adalah perencanaan yang disusun bersama dan berdasarkan kebutuhan masyarakat, bukan hanya berdasarkan keinginan,” ungkapnya.
Pernyataan tersebut sekaligus menjadi penegasan bahwa keberhasilan pembangunan membutuhkan kolaborasi antara pemerintah nagari, Bamus, lembaga nagari, masyarakat, pendamping serta seluruh pemangku kepentingan.
Pendamping Desa Apresiasi Percepatan Penyusunan RKP
Sementara itu, Bapak Indra Nofiardi selaku Tim Pendamping Profesional menyampaikan apresiasi terhadap kerja Tim RKP Nagari Batu Taba.
Menurutnya, Tim RKP telah bekerja lebih cepat dalam merumuskan dan mempersiapkan dokumen RKP Tahun 2027 dan DU RKP Tahun 2028.
Percepatan tersebut memungkinkan pelaksanaan Musrenbang tingkat nagari dapat dilakukan lebih awal sehingga tersedia waktu yang cukup untuk melakukan pembahasan dan penyempurnaan dokumen.
“Kami memberikan apresiasi kepada Tim RKP Nagari Batu Taba yang telah bekerja lebih cepat dalam mempersiapkan dokumen RKP Tahun 2027 dan DU RKP Tahun 2028,” kata Indra Nofiardi.
Ia menilai percepatan dalam penyusunan dokumen merupakan langkah positif selama tetap diikuti dengan proses perencanaan yang partisipatif dan berkualitas.
“Dengan percepatan penyusunan ini, Musrenbang tingkat nagari dapat dilaksanakan lebih awal dan masih memiliki waktu yang cukup untuk melakukan pembahasan serta penyempurnaan dokumen,” ujarnya.
Indra juga mengingatkan agar percepatan proses tetap dibarengi dengan pencermatan terhadap seluruh usulan.
“Yang paling penting, percepatan ini tetap harus dibarengi dengan proses yang partisipatif. Setiap usulan harus dicermati dan diselaraskan dengan kebutuhan masyarakat serta arah kebijakan pembangunan, sehingga dokumen RKP yang dihasilkan benar-benar berkualitas dan dapat dilaksanakan,” jelasnya.
Ketua Tim RKP Paparkan Tahapan Penyusunan RKP 2027
Memasuki sesi diskusi, Ketua Tim RKP Nagari Batu Taba Bapak Hendra, S.IP menyampaikan paparan mengenai proses penyusunan rancangan RKP Nagari Tahun 2027.
Ia menjelaskan bahwa Tim RKP telah menjalankan proses penyusunan dengan mengedepankan prinsip partisipatif dan memperhatikan berbagai sumber usulan pembangunan.
“Rancangan RKP Nagari Tahun 2027 ini kita susun melalui serangkaian proses dan tahapan yang partisipatif. Tim RKP berpedoman pada pencermatan RPJM Nagari, menampung aspirasi melalui Musyawarah Nagari sebelumnya serta penyelarasan program dengan arah kebijakan Pemerintah Kabupaten Agam, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dan Pemerintah Pusat,” jelas Hendra.
Menurutnya, tiga hal tersebut menjadi bagian penting untuk memastikan rancangan RKP tidak hanya sesuai dengan dokumen perencanaan, tetapi juga mampu menjawab kebutuhan masyarakat.
RKP 2027 Tidak Hanya Fokus pada Pembangunan Fisik
Dalam pemaparannya, Ketua Tim RKP juga menegaskan bahwa pembangunan Nagari Batu Taba pada Tahun 2027 tidak hanya diarahkan kepada pembangunan fisik dan infrastruktur.
Perencanaan juga memberikan perhatian terhadap pembangunan sumber daya manusia, pemberdayaan masyarakat dan penguatan ekonomi warga.
“Perencanaan untuk tahun 2027 ini tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik dan infrastruktur nagari semata, tetapi juga memberikan porsi yang seimbang pada pemberdayaan masyarakat, peningkatan ekonomi warga, pembinaan kemasyarakatan, serta penguatan tata kelola pemerintahan nagari,” ungkap Hendra.
Menurutnya, keseimbangan tersebut diperlukan agar pembangunan nagari dapat memberikan manfaat secara lebih luas.
Pembangunan infrastruktur tetap menjadi bagian dari kebutuhan masyarakat, namun harus berjalan beriringan dengan program pemberdayaan, peningkatan ekonomi dan pembinaan kemasyarakatan.
Musrenbang Jadi Forum Menyatukan Aspirasi
Sesi diskusi dalam Musrenbang berlangsung dengan melibatkan unsur pemerintahan, Bamus, lembaga nagari, pendamping dan peserta lainnya.
Berbagai masukan dan tanggapan disampaikan dalam rangka menyempurnakan rancangan RKP Nagari Tahun 2027 dan DU RKP Tahun 2028.
Setiap usulan kemudian diarahkan untuk mempertimbangkan aspek kebutuhan, urgensi, manfaat, keselarasan dengan dokumen perencanaan serta kemampuan keuangan nagari.
Forum ini sekaligus menjadi ruang untuk membangun kesepahaman bahwa pembangunan Nagari Batu Taba harus dilakukan secara terencana dan berdasarkan prioritas.
Menuju Perencanaan Pembangunan yang Tepat Sasaran
Pelaksanaan Musrenbang Nagari Batu Taba diharapkan mampu menghasilkan dokumen perencanaan yang benar-benar menjadi pedoman pembangunan dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
RKP Nagari Tahun 2027 akan menjadi dasar bagi pelaksanaan program pembangunan selama satu tahun anggaran, sementara DU RKP Tahun 2028 menjadi bagian dari proses perencanaan untuk mengakomodasi usulan pembangunan yang belum dapat direalisasikan pada Tahun 2027.
Di tengah kondisi anggaran yang membutuhkan efisiensi, sinergi seluruh pihak menjadi semakin penting. Pemerintah nagari bersama Bamus, lembaga nagari, masyarakat dan pendamping perlu terus mengawal proses perencanaan agar setiap program yang ditetapkan benar-benar tepat sasaran.
“Musrenbang bukan sekadar memenuhi tahapan dalam proses perencanaan pembangunan, tetapi menjadi forum untuk menyatukan aspirasi dan menentukan arah pembangunan nagari. Dengan kebersamaan seluruh unsur, kita berharap RKP Nagari Batu Taba Tahun 2027 dapat menjadi dasar pembangunan yang tepat sasaran dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” menjadi semangat bersama dalam pelaksanaan Musrenbang Nagari Batu Taba.
Melalui pelaksanaan Musrenbang ini, Pemerintah Nagari Batu Taba berkomitmen untuk terus memperkuat perencanaan pembangunan yang partisipatif, transparan, realistis, efektif dan berkelanjutan, sehingga setiap program yang dilaksanakan benar-benar berorientasi pada kepentingan dan kesejahteraan masyarakat Nagari Batu Taba.
(Pemerintah Nagari Batu Taba)

.jpeg)